<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jambi tourism object and leisure information &#187; kuala tungkal</title>
	<atom:link href="http://jambitourism.com/category/objek-wisata/kuala-tungkal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jambitourism.com</link>
	<description>all you need about jambi is here</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2010 03:44:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>KAWASAN  PENGEMBANGAN  WISATA (KPW) JAMBI WILAYAH TIMUR</title>
		<link>http://jambitourism.com/%post_name%/</link>
		<comments>http://jambitourism.com/%post_name%/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 12:02:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[adventure]]></category>
		<category><![CDATA[kota jambi]]></category>
		<category><![CDATA[kuala tungkal]]></category>
		<category><![CDATA[muara jambi]]></category>
		<category><![CDATA[muara sabak]]></category>
		<category><![CDATA[objek wisata]]></category>
		<category><![CDATA[special interest]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jambitourism.com/%post_name%/</guid>
		<description><![CDATA[KAWASAN PENGEMBANGAN WISATA (KPW) JAMBI WILAYAH TIMUR.
Taman Nasional Berbak.
Taman Nasional Berbak merupakan kawasan konservasi hutan rawa terluas di Asia Tenggara dengan luas 162.700 Ha, yang terdiri dari Hutan rawa air tawar dan hutan rawa gambut yang belum terjamah oleh eksploitasi manusia. Kawasan ini mempunyai potensi wisata alam yang bernilai tinggi, karena didalam kawasan ini dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KAWASAN PENGEMBANGAN WISATA (KPW) JAMBI WILAYAH TIMUR.</p>
<p>Taman Nasional Berbak.</p>
<p>Taman Nasional Berbak merupakan kawasan konservasi hutan rawa terluas di Asia Tenggara dengan luas 162.700 Ha, yang terdiri dari Hutan rawa air tawar dan hutan rawa gambut yang belum terjamah oleh eksploitasi manusia. Kawasan ini mempunyai potensi wisata alam yang bernilai tinggi, karena didalam kawasan ini dapat dijumpai dan dinikmati antara lain :</p>
<p>Pemandangan alam Hutan lahan basah.</p>
<p>Pengamatan flora dan fauna (seperti raja udang, burung kipas atau monyet, anggrek, palm dan sebaginya).</p>
<p>Pemancingan ikan disungai.</p>
<p>Sedangkan diluar kawasan ini dapat dijumpai dan dinikmati antara lain.</p>
<p>Pengenalan HTI Jelutung</p>
<p>Makam Rangkayo Hitam.</p>
<p>Habitat Mentok Hutan.</p>
<p>Sunset dan Sunrest.</p>
<p>Perkampungan masyarakat tradisional.<br />
Pe ……………<span id="more-14"></span>KAWASAN PENGEMBANGAN WISATA (KPW) JAMBI WILAYAH TIMUR.</p>
<p>Taman Nasional Berbak.</p>
<p>Taman Nasional Berbak merupakan kawasan konservasi hutan rawa terluas di Asia Tenggara dengan luas 162.700 Ha, yang terdiri dari Hutan rawa air tawar dan hutan rawa gambut yang belum terjamah oleh eksploitasi manusia. Kawasan ini mempunyai potensi wisata alam yang bernilai tinggi, karena didalam kawasan ini dapat dijumpai dan dinikmati antara lain :</p>
<p>Pemandangan alam Hutan lahan basah.</p>
<p>Pengamatan flora dan fauna (seperti raja udang, burung kipas atau monyet, anggrek, palm dan sebaginya).</p>
<p>Pemancingan ikan disungai.</p>
<p>Sedangkan diluar kawasan ini dapat dijumpai dan dinikmati antara lain.</p>
<p>Pengenalan HTI Jelutung</p>
<p>Makam Rangkayo Hitam.</p>
<p>Habitat Mentok Hutan.</p>
<p>Sunset dan Sunrest.</p>
<p>Perkampungan masyarakat tradisional.<br />
Pe ……………</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemancingan di Sungai.</p>
<p>Pasar Tradisional ( Nipah Panjang).</p>
<p>Habitat Kalong.</p>
<p>Habitat Burung Migran.</p>
<p>Tipe Ekosistem Hutan Bakau.</p>
<p>Untuk mencapai kawasan Taman Nasional Berbak dari Jambi dapat ditempuh dengan menggunakan kapal motor speed boat melalui dua jalan : Pertama dari Jambi melalui sungai Batanghari dan sungai Berbak kekampung Telaga Lima terus memasuki kawasan melalui Air Hitam Dalam kurang lebih 3 &#8211; 3,5 jam. Kedua dari Jambi melalui Sungai Batanghari ke Nipah Panjang 4 &#8211; 5 jam, terus ke desa air hitam laut 5 &#8211; 8 jam melalui penyusuran pantai.</p>
<p>Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur.</p>
<p>Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur ini mempunyai luas 6.500 Ha, yang membentang dari Kec. Tungkal Ilir sampai Desa Sungai Benuh Kec. Sadu.<br />
Potensi Objeknya sebagai berikut :</p>
<p>Keaneka ragaman flora antara lain jenis-jenis Bakau seperti kayu bakau, api-api, pidada dan leggarai.</p>
<p>Keaneka ragaman fauna seperti Kera, Lutung, Babi, Harimau Loreng Sumatra dan Kucing Bakau.</p>
<p>Pemandangan dan panorama alam terutama bila ombak laut Cina Selatan dalam kondisi tenang.</p>
<p>Objek penelitian ekosistem hutan mangrove.</p>
<p>Habitat burung &#8211; burung air.</p>
<p>Disamping itu terdapat objek &#8211; objek wisata lainnya yang terdapat disekitar Taman Nasional Berbak dan Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur yang dapat mendukung dan menambah keindahan dan daya tarik untuk kawasan wisata tersebut seperti :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pulau Berhala.</p>
<p>Pulau ini memiliki panorama pantai pasir putih dan batuan vulkanik yang sangat indah. Pulau yang luasnya 1 Km2 yang dihuni oleh 9 kepala keluarga yang berasal dari suku melayu Riau dengan mata pencaharian utama sebagai Nelayan. Pada bagian tengah perbukitan pulau ini ditemui dua buah peninggalan sejarah dan budaya, yaitu :</p>
<p>Meriam pantai sepanjang 5 meter dengan luas penampung pada bawahnya berukuran 30 Cm dan pada bagian ujungnya 17 Cm.</p>
<p>Makam Datuk Paduko Berhalo pengembang Islam di Jambi dengan nama asli Ahmad Salim. Ia kawin dengan putri Temanggung Merah Mato bernama Putri Selaras Pinang Masak.</p>
<p>Air Hitam Dalam.</p>
<p>Sungai Air Hitam Dalam terletak disungai Rambut yang merupakan anak sungai berbak, dapat dilayari dengan perahu sejauh 7 Km. Objek dan daya tariknya adalah bersampan menyusuri Sungai Air Hitam Dalam sambil menikmati panorama sungai dan ekosistem estuary dan melihat satwa yang ada di kanan kiri sungai.</p>
<p>Air Hitam Laut.</p>
<p>Daerah Air Hitam Laut terletak di Pantai Timur Propinsi Jambi berbatasan dengan Laut Cina Selatan diapit oleh desa Ramau Bakutuo dan Sungai Cemara.</p>
<p>Sungai Cemara.</p>
<p>Sungai cemara merupakan Pantai Tempat Burung-burung air mencari makan. Pada bulan Oktober, Nopember dan Desember atau pada saat di Australia musim dingin burung tersebut pindah ke Siberia dan singgah di Sungai Cemara dan sebaliknya berkumpul burung migrasi dari daratan Asia atau Australia. Tidak kurang dari 50 spesies burung air dapat disaksikan di pantai ini.</p>
<p>TAHURA SENAMI / Sultan Thaha Syaifuddin.</p>
<p>Taman Hutan Raya Senami mempunyai luas 15.000 Ha, dengan potensi sebagai berikut :</p>
<p>Type ekosistem hutan trofika basah dataran rendah.</p>
<p>Jenis kayu bulian alam / kayu besi.</p>
<p>Keaneka ragaman fauna.</p>
<p>Cagar Alam Durian Luncuk I dan II.</p>
<p>Cagar Alam Durian Luncuk I dan II mempunyai luas 74,8 Ha dengan rincian Durian Luncuk I 30,3 Ha dan Durian Luncuk II 44,5 Ha, potensi yang ada di Durian Luncuk I dan II adalah :</p>
<p>Type keaneka ragaman Flora ekosistem hutan tropika basah dataran rendah yang dominasi oleh tegakan bulian / kayu besi.</p>
<p>Keaneka ragaman Fauna jenis mamalia, reptilia, aves dan lain-lain.</p>
<p>Potensi Alam.</p>
<p>Nilai sejarah yang merupakan basis perjuangan rakyat Jambi dalam menghadapi penjajah.</p>
<p>Sebagai Objek penelitian dan dilindungi, karena diperuntukkan bagi konservasi jenis vegetasi bulian (Fusyderoxylon zwagerii). Sehingga dapat dipergunakan sebagai laboratorium alam untuk penelitian jenis pohon bulian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>B. KAWASAN PENGEMBANGAN WISATA (KPW) JAMBI WILAYAH TENGAH.</p>
<p>Taman Nasional Bukit Tiga Puluh.</p>
<p>Luas Taman Nasional Bukit Tiga Puluh 127.698 Ha, dan tidak kurang dari 33.000 Ha berada di Wilayah Jambi tepatnya 28.000 Ha berada dalam kawasan Kabupaten Dati II Muara Tebo dan selebihnya dalam wilayah Tanjab.<br />
Taman Nasional ini merupakan kawasan hutan lindung yang mempunyai beragam jenis flora dan fauna, selain itu disekitar kawasan tempat tinggal komunitas Suku Talang Mamak, Suku Kubu dan petani tradisional melayu.<br />
Potensi yang terdapat dalam kawasan meliputi :</p>
<p>Air terjun Katalo.</p>
<p>Panorama alam.</p>
<p>Keaneka ragaman Flora dunia yang ada 660 Spesies tumbuh &#8211; tumbuhan termasuk 246 tumbuhan khas, jenis Flora langka adalah Cendawan Muka Rimau (Rafflesia haseltie), Manau Kalui (Iquanura sp), Salo (Johannestejs mannia altifrous), manau (Pinangga multifora).</p>
<p>Keaneka ragaman Fauna dimana ditemui 59 spesies mamalia yang diantaranya terancam punah seperti Harimau Sumatra (Pantera tigris sumatranentis), Gajah sumatra (Elephes maximus), Tapis melayu (Tapitus indicus), Siamang (Hylobates synductylus), ditemu pula 192 jenis burung atau 1/3 dari jumlah spesies burung yang ada di Sumatra, 5 jenis primata, dan 16 dari 18 jenis kelelawar.</p>
<p>Kuburan keramat.</p>
<p>Habitat Cendawan Muko Rimau (Rafflesia Hasseltie).</p>
<p>Panorama Goelogi.</p>
<p>Disamping itu masih ada tempat dalam kawasan penyanggah Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) yang mempunyai potensi objek wisata, yaitu :</p>
<p>Pemunyian, ada Air Terjun Bulian Berdarah.</p>
<p>Semabu,Semabu, ada Cendawan Muko Rimau, Air Terjun, Goa dan Panorama Batang Sumay.</p>
<p>Desa Muaro Sekalo, ada makam keramat, Air Terjun Pancuran Gading, Sarang Burung Walet, Habitat Ikan Kleso (Arwana) di Sungai Mangatai.</p>
<p>Lubuk Madrasah, ada menyimpan Batu Menangis, Gua Alam dan di Bangunan utamanya ditemukan Hutan Bulian, Air Terjun.</p>
<p>Di Desa Tuo Sumay, ada Situs Candi Gedong.</p>
<p>Kebun Raya Bukit Sari.</p>
<p>Kebun Raya Bukit Sari dengan luas 300 Ha terletak 138 Km dari Ibukota Propinsi Jambi, dan 65 Km dari Ibukota Kabupaten Muara Tebo atau 15 Km dari Kecamatan Sungai Bengkal.<br />
Dalam Kebun Raya ini terdapat tidak kurang dari 50 spesies Flora diantaranya Kayu Meranti, Kulim, Marsawa, Kelat dan Kruang. Dengan Type ekosistem hutan tropika basah dataran rendah. Lokasi sangat mudah dicapai karena letaknya yang strategis dipinggir jalan lintas tengah dari Jambi menuju Sumatra Barat, didalam Kebun Raya ini sudah dibangun jalan setapak untuk mempermudah kunjungan.</p>
<p>Diluar kawasan Kebun Raya Bukit Sari, masih ada objek lainnya yang sangat mempesona, yaitu :</p>
<p>Sumber Air Panas yang terletak 1,5 Km arah utara Kelurahan Sungai Bengkal dengan luas arealnya 0,5 Ha yang terdiri dari beberapa kolam alam berdiameter 2 M2.</p>
<p>Air Terjun Bukit Karendo yang terletak di Desa Lubuk Madrasyah 30 Km dari Ibukota Kecamatan, dengan ketinggian 8 Meter dan permukaannya 1 Meter.</p>
<p>Hutan Adat Batu Kerbau.</p>
<p>Hutan Adat Desa dan Hutan Lindung desa Batu Kerbau Kecamatan Pelepat Kabupaten Muara Bungo mempunyai luas masing &#8211; masing 1.500 Ha dan 2.500 Ha.<br />
Desa Batu Kerbau ini berjarak 60 Km dari Ibukota Kecamatan, kalaumusim penghujan bisa di tempuh lebih setengah hari. Di sini persumpahan masih diterapkan, siapa yang melanggar maka &#8221; Keateh tidak berpucuk, kebawah tidak berurat di tengah di rakuk kumbang &#8220;. Dapat di bayangkan kesengsaraan oleh kutukkan itu. Sumpah tersebut masih di ikuti oleh masyarakat setempat, terutama untuk tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, adat dan budaya. Salah satunya membuka lubuk larangan harus dengan kesepakatan membuka sumpah.</p>
<p>Potensi lain yang berada di sekitar Hutan Adat Batu Kerbau ini dan juga merupakan karidor memulai penjelajahan Taman Nasional erinci Seblat (TNKS) yang terletak di Kabupaten Muara Bungo, yaitu :</p>
<p>Air Terjun Punjung Empat di Kecamatan Pelepat.</p>
<p>Air Terjun Tegan Kiri dengan ketinggian 26 Meter di Kecamatan Rantau Pandan 34 Km dari Ibukota Kabupaten Muara Bungo yang juga merupakan lokasi tumbuhnya bunga bangkai.</p>
<p>Goa Alam (Goa Kelelawar) di Dusun Lubuk Mayam 20 Km dari Ibukota Kabupaten Muara Bungo dan Goa di Dusun Apung Mudik Kecamatan Rantau Pandan.</p>
<p>Batu Tapak Sembilan Sinamat Ulu di Desa Sinamat Ulu.</p>
<p>Air Terjun Renah Sungai Ipuh Desa Renah Sungai Besar 48 Km dari Ibukota Kabupaten Muara Bungo dengan ketinggian 54 meter dan lebar 8 meter.<br />
Bio Trofis PT. IFA.</p>
<p>Areal HPH PT. IFA dikelompokkan kedalam 3 bagian hutan yaitu Rengat (Propinsi Riau) seluas 70.000 Ha, Unit Pasir Mayang seluas 136.000 Ha dan Dusun Aro seluas 42.000 Ha yang keduanya berada di Propinsi Jambi. Dari luasan tersebut 27.000 Ha akan ditetapkan sebagai areal penelitian dengan hutan perawannya 30 Ha dan sisanya bekas tebangan tahun 1979/1980 dan tahun 1983/1984.</p>
<p>Kawasan HPH PT. IFA secara administratif termasuk dalam Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Muara Tebo. Kawasan hutan ini diapit oleh dua sungai besar yaitu Sungai Kwantan sebelah Utara dan Sungai Batanghari sebelah Selatan.</p>
<p>Kondisi umum Topografi dari plot permanen adalah dalam hingga bergelombang. Rata &#8211; rata curah hujan antara 2.000 &#8211; 2.500 /mm/tahun dengan curah hujan tertinggi pada bulan Januari dan curah hujan terendah pada bulan Juni &#8211; Agustus dengan ketinggian 50 m Dpl. Kondisi hutan hujan tropis dataran rendah tersebut didominasi oleh famili Dipterocarpaceae dengan penutupan tajuk sampai luasan 50 M.</p>
<p>Jenis pohon yang sering ditemui adalah : Dipterocarpus Crinitus, Dipterocarpus Lowii, Shorea acuminata, Shorea leprosula, Shorea macriptera, Shorea ovalis, Shorea parvivolia, Hopea dryobalanoides, Anisoptera SP, Dialium SP, Koompasia malaccensis, dan dyera costulata.</p>
<p>Jenis yang terdapat di area hutan Skunder adalah : Macaranga gigantea, Macaranga hosea, Macaranga hypoleuca, Macaranga javanica, Macaranga trichocarpa, Mollotus macrotachys, Mollotus paniculatus, dan beberapa famili ficuss SPP (Moraceae), Anthociphalus chinencis (Rubiaceae), Octomelis sumatrana (Datiscaceae) dan Compnosperma auriculatum (Anacardiaceae) selain itu juga ditemui beberapa jenis rotan khusunya Calamus caesius.</p>
<p>Beberapa jenis lainnya seperti Artabotrys gracilis, fissistigina kentii dan oxymitra biglandulosa dan famili Annonaceae, Willughbeia firma dan Willughbeia temeiflora (Apocpynaceae), Aglecia macrophylla (Connarceae), Millettia SPP (Leguminose), Ficul SPP (Moraceae), Strychnos SPP (Loganiniaceae) dan Uncaria SPP (Rubiaceae).</p>
<p>Binatang yang sering ditemui langsung atau tidak langsung dan hanya dari bekas tapaknya adalah Tapir, Rusa, Babi hutan, Gajah dan Harimau Sumatra. Masyarakat di Pasir Mayang menyebutkan sarana yang ada seperti &#8221; Istana Dalam Rimba &#8220;, betapa tidak…. Pihak perusahaan telah menyediakan sarana laboratorium alam untuk analisis vegetasi, laboraorium jaringan, tempat menginap dengan fasilitas yang nyaman, sarana listrik dan transportasi darat. Istana litbang dalam rimba terletak di Pasir Mayang Kabupaten Muara Tebo yang berjarak 280 Km di sebelah Barat Ibokota Propinsi Jambi.</p>
<p>Hutan Silvagama.</p>
<p>Kawasan ini merupakan hutan Ex. HPH Silvagama yang terletak di Desa Aburan Batang Tebo Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten MuaraTebo seluas 175 Ha. Hutan Silvagama merupakan hutan yang dijadikan model pengelolaan hutan produksi oleh masyarakat tardisional di desa yang diprakarsai oleh Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada dan Yayasan Warung Informasi Konservasi (WARSI) sebagai perwujudan pengelolaan sumber daya alam berbasiskan masyarakat serta bentuk model inflementasi pelaksanaan SK Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 677 Tahun 1998.</p>
<p>Cagar Biosfer Bukit Dua Belas.</p>
<p>Cagar Biosfer Bukit Dua Belas ini merupakan tempat pengembaraan Suku Anak Dalam (Orang Rimba / Suku Kubu) dengan luas kawasan 29,485 Ha yang menyimpan keaneka ragaman Flora yang mempunyai nilai tinggi baik ekonomi maupun kepentingan lainnya seperti rotan, damar, jernang, jelutung dan keaneka ragaman Fauna seperti Labi &#8211; labi, rusa, Babi dan yang terancam punah seperti Rusa, Kijang, Beruang, Tapir, Burung Enggang, serta sumber Air panas Hitam ulu yang memiliki kasiat dapat menyembuhkan segala penyakit.</p>
<p>Di dalam kawasan ini dapat dijadikan kawasan ekowisata dan ekobudaya karena dapat menyelaraskan misi konservasi yang dikemas melalui pendidikan lingkungan, pemahaman budaya. Orang Rimba Bukit Dua Belas merupakan komunitas yang kaya dengan pengetahuan tradisional yang sarat muatan alam, serta memiliki kearifan memelihara hutan. Namun untuk menikmati berbagai aktivitas kehidupan Orang Rimba dan Orang Dusun (Orang Melayu) yang bermukim dipinggir sungai tidak bisa berlangsung 1 hari penuh. Melihat kondisi alam dan beberapa atraksi wisata yang dinikmati, perlu waktu antara 3 hingga 5 hari, sehingga para wisatawan bisa optimal menikmati hari &#8211; hari libur yang penuh dengan romantisme dialam terbuka</p>
<p>Objek Wisata yang mendukung kawasan Cagar Biosfer Bukit Dua Belas ini antara lain :</p>
<p>Pertunjukan seni dan budaya suku anak dalam (Orang Rimba / Suku Kubu).</p>
<p>Batu bersurat di Desa Karang Berahi Kecamatan Pemenang 25 Km dari Kota Bangko.</p>
<p>Sungai ……………<br />
Sungai Batang Asai yang mempunyai panjang 90 Km merupakan sungai arus deras dan berbatu-batu kiri-kanannya, terletak di Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun 110 Km dari Ibukota Kabupaten arah ke Lubuk Linggau (Sumatra Selatan). Lingkungan pisik sungai tersebut memenuhi persyaratan untuk jenis olah raga perahu arung jeram.</p>
<p>Goa Ulu Tiangko.</p>
<p>Goa Ulu Tiangko seluas 1 Ha terletak di Kecamatan Sungai Manau mempunyai keaneka ragaman Flora dan Fauna, habitat fauna burung walet dan kelelawar serta fenomena goa alam, dikawasan ini pada radius 2 &#8211; 5 Km terdapat 10 buah goa dengan beraneka ragam bentuk yang unik dan menarik terbuat dari stalagtit yang alami seperti Goa sengering, Goa mesjid, Goa keruh, Goa terentak, Goa pancur, Goa batu, Goa tali, Goa putih, Goa senamat dan Goa sungai batang.<br />
Lokasi Goa-goa ini terletak 9 Km dari Ibukota Kecamatan Sungai Manau dan 65 Km dari Ibukota Kabupaten Merangin yaitu Kota Bangko.</p>
<p>Potensi lain yang mendukung objek Goa ulu Tiangko adalah seperti :</p>
<p>Grao Solar, Grao Nguah, Grao Kunyit di Jangkat 76 Km dari Ibukota Kabupaten Merangin Yaitu Kota Bangko. Keunikan Grao ini adalah semburannya mencapai tinggi 15 M dan sangat jernih. Hutan disekitar Grao ini merupakan habitat Gajah serta berbagai jenis satwa lainnya.</p>
<p>Gunung Masurai di Dusun Sungai Lalang Kecamatan Muara Siau dapat ditempuh 6,5 Jam dari Ibukota Kabupaten Merangin yaitu Kota Bangko dengan kendaraan roda empat dan dilanjutkan dengan jalan kaki.</p>
<p>Lokasi padang satwa Inum Raya Gunung Sumbing di dusun Tuo Kecamatan Muara Siau Kabupaten Merangin dapat dicapai 1 hari perjalanan dari dusun Tuo melalui jalan setapak. Di Dusun ini juga terdapat Batu Karang, Air Terjun Segerincing.</p>
<p>Danau Pauh mempunyai luas 80 Ha dengan ketinggian 1.200 M Dpl, terletak di Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin.</p>
<p>Danau Depati Empat dengan luas 271 Ha terletak di Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin, apabila diterpa sinar matahari pada siang hari akan terlihat airnya mempunyai tiga warna.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fjambitourism.com%2F%25post_name%25%2F&amp;linkname=KAWASAN%20%20PENGEMBANGAN%20%20WISATA%20%28KPW%29%20JAMBI%20WILAYAH%20TIMUR"><img src="http://jambitourism.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jambitourism.com/%post_name%/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
